Menyongsong Khilafah Kasyidah di atas Minhaj Nubuwah

22 April 2012

Dari Sejarah berIslamnya Ustman bin Affan radhiyallahu'anhu ( Bantahan Syubhat )


2.       Dari sejarah berislamnya Utsman bin Affan radhiyallahu’anhu
Kami bertanya kepada kalian wahai pemeluk agama syiah, kapankah Utsman bin Affan masuk Islam? Apakah Ibnu Ummi maktum duluan masuk Islam dari pada beliau-semoga Allah meridhai mereka berdua-?
Bila kita cermati dari sebab turunnya ayat tersebut menunjukkan kejadian tersebut ketika Rasul telah diperintahkan untuk berdakwah secara terang-terangan yaitu setelah turunnya dua ayat ini :
"Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat.”(QS. Asy-Syu’ara : 214)
"Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.”(QS. Al-Hijr :94)
Utsman bi Affan masuk Islam sebelum kejadian tersebut. Beliau termasuk delapan orang gelombang pertama dari kalangan laki-laki yang masuk Islam pada era dakwah Rasul secara sembunyi-sembunyi.Sedangkan dari kalanagn wanita adalah Ibunda kita Khadijah radhiyallahu’anha.
Perhatikan pernyataan Ibnu Hisyam - setelah menyebutkan delapan orang gelombang pertama dari kalangan laki-laki yang masuk Islam melalui dakwah Abu Bakar Ash-Shidiq salah satunya Utsman bin Affan - : “Berkata Ibnu Ishaq :
فَكَانَ هَؤُلَاءِ النّفَرُ الثّمَانِيَةُ الّذِينَ سَبَقُوا النّاسَ بِالْإِسْلَامِ فَصَلّوْا وَصَدّقُوا رَسُولَ اللّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ بِمَا جَاءَهُ مِنْ اللّهِ .
”Inilah delapan orang yang terlebih dahulu masuk Islam, mereka mengerjakan sholat dan membenarkan Rasulullah shallallau’alayhi wasallam atas sesuatu (risalah) yang datang kepada beliau yang berasal dari Allah. (Sirah Ibnu Hisyam,1/250)
Berkata pula Ibnu Ishaq:
وكانأولالناسإسلاماًبعدأبيبكروعليوزيدبنحارثة.
“Dialah(Utsman) orang yang pertama kalimasuk Islam setelah Abu bakar , Ali dan  Zaid bin Haritsah.” (Tarikh Al-Khulafa, As-Suyuthi 1/60)
Wahai para pemeluk agama Syiah apakah kalian mengetahui siapakah Ibnu Ishaq rahimahullah? Beliau adalah seorang Tasayyu’(mencintai dan mengutamakan Ali di atas sahabat Rasulullah lainnya). Namun betapa adilnya beliau terhadap sejarah. Ia terus terang bahwa Utsman bin ‘Affan adalah seorang dari delapan orang kalangan laki-laki yang masuk Islam pertama kali. Jelaslah beliau termasuk syiah generasi pertama walaupun syiahnya beliau sebatas pengutamaan Ali radhiyaallahu’anhu atas sahabat lainnya bukan seperti syiah Rafidhah yang ekstrim lagi musyrik. Beliau tidak pernah terbukti disogok oleh bani Ummayah untuk memanipulasi sejarah.
Nama lengkap Ibnu Ishaq adalah Muhammad bin Ishaq bin Yasar, kunyahya Abu Bakar dan dinyatakan pula Abu Abdillah, julukan Al-Qarsyi Al-Muthalibikarena beliau mantan budak mereka, tinggal di Irak dan merupakan Imam ahli sejarah peperangan Islam.
Beliau adalah kelompok shighar Tabi’in dan wafat pada tahun 150 H. Telah meriwayatkan darinya Imam Bukhari secara Ta’liq, Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasaa-i dan Ibnu majah. Ibnu Hajar menilai beliau sebagai orang yang shaduq mudallis, beliau tertuduh Tasayyu dan mengikuti paham qadariyyah. (Ruwah At-Tahdzibin, program Maktabah Syamilah versi 2.0)
Selain Ibnu Ishak terdapat riwayat dari Al-Hafizh Abu Al-Hasan Khaytsumah bin Salman Al-Tharabalusi.
Berkata Al-Hafizh Abu Al-Hasan Khaytsumah bin Salman Al-Tharabalusi : Telah menceritakan kepada kami Ubaydillah bin Muhammad Ibnu Abdul Aziz Al-Umari Qadhi Al-Mashishah, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar Abdullah bin ‘Ubaydillah bin Ishaq bin Muhammad bin Imran bin Musa bin Talhah bin Ubaydillah, telah menceritakan kepada kami ayahku Ubaydillah, telah menceritakan kepadaku Abdullah(bin Muhammad) bin Imran bin Ibrahim bin Muhammad bin Talhah, ia berkata telah menceritakan kepadaku Ayahku Muhammad bin Imran, dari Al-Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar, dari ‘Aisyah radhiyallahu’anha beliau berkata :
خرجأبوبكريريدرسولاللهصلىاللهعليهوسلموكانلهصديقافيالجاهلية،فلقيهفقال: ياأباالقاسمفقدتمنمجالسقومك،واتهموكبالعيبلآبائهاوأمهاتها.فقالرسولاللهصلىاللهعليهوسلم:"إنىرسولاللهأدعوكإلىالله" فلمافرغكلامهأسلمأبوبكر،فانطلقعنهرسولاللهصلىاللهعليهوسلمومابينالاخشبينأحدأكثرسرورامنهبإسلامأبىبكر.ومضىأبوبكرفراحلعثمانبنعفانوطلحةبنعبيداللهوالزبيربنالعواموسعدابنأبىوقاصفأسلموا.ثمجاءالغدبعثمانبنمظعون،وأبىعبيدةبنالجراح،وعبدالرحمنبنعوف،وأبىسلمةبنعبدالاسد،والارقمبنأبىالارقم،فأسلموارضىاللهعنهم.

“Abu Bakar pergi menemui Rasulullah sedangkan mereka berdua bersahabat semenjak zaman Jahiliyyah. Maka ia menemui beliau dan berkata : “Wahai Abal-Qasim engkau telah menghilang dari majelis kaummu, mereka menuduhmu telah mencela.” Maka bersabdalah Rasulullah:”Sesungguhnya aku adalah Rasul Allah, aku menyerumu kepada Allah.” Tatkala beliau selesai berbicara maka Abu Bakar masuk islam. Maka Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam meninggalkannya dan tidak ada di antara dua Akhsyab(batu/kayu) seseorang yang lebih bahagia dengan masuk Islamnya Abu Bakar dibandingkan beliau.Lalu Abu Bakar dalam keadaan gembira menemui Utsman bin Affan, Thalhah bin Ubaydillah, Zubair bin Al-Awwam, sa’ad Ibnu Abi Waqash dan mereka semuamasuk Islam. Lalu beliau ke-esokannya menemui Utsman bin Mazh’un, Abu Ubaydah bin Al-Jarah, Abdurrahman bin Auf, Abu Salamah bin Abdulasad, Al-Arqam bin Abi Al-Arqam, maka mereka semua masuk Islam semoga Allah meridhoi mereka. (As-sirah an-nabawiyah li Ibni Katsir,1/438-439)
Ibnu Al-Jauzi juga berkata :”Utsman telah masuk Islam duluan sebelum (Rasul) Shallallhu’alayhi wasallam masuk (mengajar) di rumah Al-Arqam dan ia telah berhijrah ke Habasyah dua kali.....”(TuhfatuhAl-Ahwadzi, 9/107)
Jelaslah bahwa Utsman bin Affan telah masuk Islam sebelumnya turunnya surat Abasa tersebut.Inilah bukti sejarah bahwa yang bermuka masam pada ayat tersebut bukanlah Utsman bin ‘Affan. Al-Qumi telah menyimpang dari ahli sejarah Islam yang shahih artinya riwayatnya syadz(nyeleneh). Mungkinkah Al-Qumi dapat meyakinkan kami mengenai kebohongannya ?


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar